Pebulutangkis Tunggal Putri, Sindhu Sumbang Sejumlah Uang untuk Penanganan Virus Corona
![]() |
| sumber: akurat.co |
Turut Andil Sindhu dalam hal pencegahan COVID-19 adalah dengan cara dirinya menyumbangkan uang yang masing-masing sejumlah 500 Rupee atau setara dengan Rp107 juta untuk negara bagian Telangana dan Andhra Pradesh, India, yang tengah diserang oleh pandemi COVID-19.
Sindhu mengumumkan hal itu melalui akun Twitter miliknya, @Pvsindhu1, Kamis (26/3). Donasi uang diberikan oleh wanita berusia 24 tahun kepada Kepala Kementerian Dana Bantuan.
I hereby donate an amount of Rs 5,00,000/- each (Rs five lakhs ) towards the "Chief Ministers Relief Fund"— Pvsindhu (@Pvsindhu1) March 26, 2020
for the States of Telangana and Andhra Pradesh to fight against COVID-19. @TelanganaCMO @AndhraPradeshCM
“Saya baru saja menyumbang sejumlah masing-masing Rs 500.000 (Rs 5 lakhs) kepada Kepala Kementerian Dana Bantuan untuk negara bagian Telangana dan Andhra Pradesh, demi memerangi wabah COVID-19,” tulis Sindhu.
"Tetap jaga keselamatan #stayhome. Kita adalah bangsa yang hebat dan pada masa yang sangat sulit ini, mari kita semua berjuang bersama dan mengatasi #Covid-19 ini," tulisnya di tweet terpisah.
Covid-19 telah merenggut lebih dari 21.000 jiwa secara global. Jumlah kasus positif di India mencapai 761 orang, 20 jiwa meninggal dunia, dan 71 orang dinyatakan sembuh, seperti dikutip dari World O Meter.
Pemerintah India bahkan telah menetapkan lockdwon atau mengunci wilayah mereka selama 21 hari. Mereka sudah melakukannya sejak 24 Maret lalu demi mengantisipasi penambahan jumlah kasus.
Sumber: Akurat.co
"Tetap jaga keselamatan #stayhome. Kita adalah bangsa yang hebat dan pada masa yang sangat sulit ini, mari kita semua berjuang bersama dan mengatasi #Covid-19 ini," tulisnya di tweet terpisah.
Covid-19 telah merenggut lebih dari 21.000 jiwa secara global. Jumlah kasus positif di India mencapai 761 orang, 20 jiwa meninggal dunia, dan 71 orang dinyatakan sembuh, seperti dikutip dari World O Meter.
Pemerintah India bahkan telah menetapkan lockdwon atau mengunci wilayah mereka selama 21 hari. Mereka sudah melakukannya sejak 24 Maret lalu demi mengantisipasi penambahan jumlah kasus.
Sumber: Akurat.co

Comments
Post a Comment