Setelah Diguncang Gempa 7,7 Magnitudo, Ancaman Tsunami Ditarik Kembali


Wilayah Karabia sempat diperingatkan akan ancaman tsunami setelah dilanda gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo. Warga disekitar wilayah pun langsung dievakuasi ke tempat aman. Namun tak lama setelah gempa, peringatan bahaya tsunami ditarik kembali. Gempa yang cukup kuat tersebut melanda wilayah antara Jamaika, Kepulauan Cayman dan Kuba pada kedalaman 10 km informasi ini didapatkan dari Survei Geologi AS (USGS).

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik (PTWC) mulanya mengatakan ada ancaman Tsunami yang mungkin terjadi di pantai yang berjarak 300 km dari pusat Gempa, wilayah yang disebutkan PTWC termasuk bagian dari Belize, Kuba, Honduras, Meksiko, Kepulauan Cayman dan Jamaika. Namun, dalam pembaharuan informasi PTWC mengatakan ancaman Tsunami sudah tidak ada lagi.

"Gempa M 7,7 Jamaika menghasilkan gerakan menyamping pada patahan, sehingga risiko Tsunami rendah," kata seismologis Dr Lucy Jones, dilansir dari laman BBC, Rabu (29/1).

Gempa tersebut terasa hingga wilayah Miami, Florida. Ahli geologi USGS Ryan Gold mengatakan bahwa wajar Gempa tersebut terasa sampai Florida.

"Ini Gempa yang sangat besar yang dapat menghasilkan banyak energi seismik," katanya.

Sejumlah saksi pun menuturkan situasi ketika Gempa terjadi.

"Saya merasakan rumah ini bergetar dan menyadari bahwa itu adalah Gempa," kata Jawara Rawjers yang merupakan warga Kingston.

Machel Emanuel, seorang dokter di kota yang sama, menambahkan,
"Saya berada di lantai dua sebuah gedung dan ada guncangan bangunan yang berkelanjutan. Saya merasa pusing. Pintunya membanting secara konsisten untuk sementara waktu."


Di Twitter, otoritas Cayman mengatakan hanya ada beberapa laporan kerusakan struktural pada bangunan dan tempat perlindungan dibuka sebagai tindakan pencegahan.


Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Hidup 5 tahun di Bawah Tuduhan Dj Verny, Denny Sumargo Lega

Kini Maskapai Garuda Larang Untuk Pengambilan Foto dan Video

KPK Belum Memiliki Tersangka Baru