Pembacok Serka Siparmadi Diketahui Masih Anak di Bawah Umur



Terjadinya aksi tawuran yang terjadi di Jembatan Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat pada hari Sabtu (17/8/2019) dini hari. Anak di bawah umur membacok salah satu Babinsa Koramil Kemayoran, Serka Siparmadi.

Pembacokan terhadap Serka Siparmadi itu saat setelah membubarkan aksi tawuran tersebut.

Anak di bawah umur tersebut telah dikonfirmasi oleh Dandim 0501/ JP BS Letkol (Inf) Wahyu Yudhayana sudah diamankan oleh aparat kepolisian. Diketahui pelaku pembacokan sebanyak empat orang dengan inisial nama FL, SL, BG dan ZM. Mereka diamankan dikediamannya di kawasan Kemayoran.

"Pihak keluarga anggota dipertemukan dengan anggota keluarga pelaku untuk laporan lebih lanjut, jika terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak atau mediasi maka kasus ini tidak dilanjutkan. Kami ingin memberi pelajaran kepada pelaku dan dilanjutkan ke proses pengadilan," ujar Wahyu kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Kejadian tersebut berawal saat para anak buahnya melakukan patroli malam seara rutin, kemudian mendapatkan informasi dari PPSU bahwa adanya tawuran antar remaja di Jembatan Jiung. Mengetahui akan hal tersebut, Serka Suparmadi berkoordinasi dengan Polsek Kemayoran untuk mengecek lokasi tawuran, tutur Wahyu.

"Setelah Polsek dan Koramil tersebut sampai di lokasi, mereka (para remaja yang tawuran) bubar dan meninggalkan motornya," tuturnya.

Namun, beberapa menit kemudian salah satu kelompok remaja kembali lagi dengan jumlah yang lebih banyak untuk mengambil sepeda motornya.

"Intinya mereka datang lagi bukan untuk tujuan menyerang melainkan untuk mengambil motor mereka," ucap mantan Dandim Jakarta Barat.

Kelompok remaja ini sempat terjadi cekcok dengan anggota Polsek Kemayoran dan Serka Suparmadi. Sebab, sepeda motor pelaku harus diambil di Polsek.

Pelaku tidak terima apabila mengambil sepeda motornya di Polsek. Emosi, pelaku memukul dan mengeroyok korban.

"Anggota tersebut mengalami luka bacokan di pundak dengan dua jahitan dan langsung dilarikan ke RSUD Kemayoran, Jakarta Pusat," terangnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Tahan Marpaung mengatakan, kasus ini masih terus di dalami oleh anak buahnya.


"Para pelaku pengeroyokan masih kami periksa secara intensif," tukas dia.




Sumber: akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Hidup 5 tahun di Bawah Tuduhan Dj Verny, Denny Sumargo Lega

Kini Maskapai Garuda Larang Untuk Pengambilan Foto dan Video

KPK Belum Memiliki Tersangka Baru